≡ Menu

Polisi Diraja Malaysia dan Polda Riau kerjasama perketatkan Selat Melaka

Polisi Diraja Malaysia dan Polda Riau

Selat Melaka merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk dan strategis di dunia. Di Selat Melaka terdapat pelbagai aktiviti, mulai dari aktiviti perdagangan, nelayan sampai eksploitasi sumber daya laut.

Tetapi di sebalik itu, pedagang dadah diduga ikut memanfaatkan kawasan strategik yang menjadi batas antara Indonesia dan Malaysia tersebut.

Adanya sindiketdadah tersebut, diakui Kepolisian Diraja Malaysia. Mereka menganggap perairan Selat Melaka menjadi pintu masuk, dan jalur peredaran dadah dari dan ke negara Jiran tersebut.

“Selat Melaka menjadi kawasan lalu-lalang peredaran dadah. Inilah yang perlu kita awasi secara bersama,” kata Assistance Comission Police Firdaus Bin Abdullah kepada wartawan usai menggelar silaturahmi di Mapolda Riau, Kamis (30/4)

Menurut Firdaus, Kepolisian Diraja Malaysia telah melakukan penjagaan di kawasan itu. Penjagaan dilakukan dengan menempatkan hantaran penjagaan di wilayah pesisir Selat Melaka.

“Kita memberi tumpuan dihantar penjagaan di kawasan itu. Kita juga tingkatkan kerjasama dengan kepolisian Riau,” ujarnya.

Kunjungannya Kepolisian Diraja Malaysia ke Mapolda Riau bertujuan untuk memantapkan komunikasi antara kedua institusi tersebut. Firdaus merasa sampai bersatu ini kerjasama antara Kepolisian Diraja Malaysia dan Polri sudah terjalin erat.

Di lain pihak, Wakapolda Riau, Kombes Pol Abdul Gofur menjelaskan pertemuan tersebut bermanfaat bagi Riau khususnya untuk mencegah terjadinya aksi penyeludupan melalui kawasan perairan.

“Kita saling tukar informasi. Kita perlu jangkaan di daerah pelabuhan tikus yang tidak terkontrol petugas, kita sama-sama mencegah,” ujar Abdul Ghofur.

Kedua belah pihak sepakat menjaga kawasan perairan mereka. Polisi Diraja Malaysia melalui kepolisian airnya berkewajiban melakukan peronda dan pengawasan maksimal untuk mencegah masuknya dadah dan barang diseludup ke kawasan Riau, begitu pula sebaliknya juga berlaku untuk jajaran Polda Riau.

Belakangan Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap NHK (55) warga asal Malaysia, penyeludup sabu seberat 46,5 kg asal Malaysia. Namun hingga saat ini, belum diketahui siapa bandar besar di Malaysia yang mengirim sabu tersebut ke Riau, Indonesia.

Capillary Technologies
  |  Kuala Lumpur, Kuala Lumpur
 - 16 Jan 2019

We have a Tech support opening for our Kuala Lumpur office. who will support entire SE Asia.This role is for supporting customers who would call our Tollfree number for any issues ...

WorkPermitVisas
  |  Kuala Lumpur, Kuala Lumpur
 - 16 Jan 2019

Work Permit Visa for United Kingdom MalaysiaAre you looking for UK Malaysia Work Permit visa get in touch with us , we are providing an Opportunity to Fulfil Your Dream by providin...

Impactica Consultancy Services
  |  Kuala Lumpur, Kuala Lumpur
 - 16 Jan 2019

About Android Developer. An. Android developer. is responsible for developing applications for devices powered by the Android operating system.Due to the fragmentation of this ecos...

procon career solutions
  |  Kuala Lumpur, Kuala Lumpur
 - 16 Jan 2019

WE NEED 12TH PASSED CANDIDATES WITH PLEASANT PERSONALITY AND GOOD ENGLISH COMMUNICATION.Kuala Lumpur, Federal Territory of Kuala Lumpur...

Impactica Consultancy Services
  |  Kuala Lumpur, Kuala Lumpur
 - 16 Jan 2019

About Android Developer. An. Android developer. is responsible for developing applications for devices powered by the Android operating system.Due to the fragmentation of this ecos...

FAIR DEAL PROFESSIONAL SERVICES
  |  Kuala Lumpur, Kuala Lumpur
 - 16 Jan 2019

hijob profile is as labour or working supervisors in kaulalumpur, malaysia need passport and photo in tie with white back ground. immediately fly to Malaysia and start working.serv...

neuvoo job search kerja-kerja

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.